Being A Minimalist Is The Best Way of Life




Sebenarnya pemikiran ini sering kali muncul saat gue menatap lemari pakaian. Baju gue banyak tapi kok gue selalu merasa bingung setiap kali akan berangkat kerja atau bepergian. Gue selalu bergumam dalam hati, 'Ntar pergi, mau pake baju apa yaaa?'. Kadang gue juga suka bertanya-tanya, 'Gaji gue dipakai buat apa aja sih? kok cepat banget habisnya?'. Hal-hal tersebutlah yang pada akhirnya membuat gue menjadi manusia yang tidak pandai bersyukur.

Sampai pada akhirnya gue membaca sebuah artikel yang membahas konsep hidup Minimalis. Pertama kali mendengar tentang konsep Minimalis, yang terlintas dipikiran gue adalah sebuah desain interior atau arsitektur rumah. Setelah gue mencari tahu ternyata, konsep hidup minimalis adalah sebuah konsep hidup yang sedang tren di Jepang yang terinspirasi dari philosophy Zen. Gaya hidup Minimalis mengedepankan konsep "less is More", dimana memiliki sedikit barang itu lebih baik. Konsep ini juga merupakan perlawanan terhadap sifat konsumerisme yang sedang mewabah dikalangan masyarakat.

Gue merasa konsep ini sangat relate dengan permasalahan gue sekarang ini. Dimana gue sering membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan atau mungkin bisa dikatakan tidak dibutuhkan sama sekali. Sudah  sejak lama gue ingin menghilangkan sifat konsumtif gue. Pas hari Minggu kemaren, gue membongkar isi lemari gue. Setelah gue sortir, ternyataaaaa.....banyak banget baju yang ga terpakai. Kira-kira ada 3 kantong Ace Hardware. Gila selama ini gue buang-buang duit, cuma buat beli baju yang nota bene ga terlalu dibutuh-butuhin amat.

Sebenernya konsep ini sudah dianjurkan dalam Islam, banyak ayat Al-Quran maupun hadits yang menjelaskan hal ini, salah satunya, surat Al-A'raaf ayat 31 yang berbunyi:

'Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan' 

Sekarang ini, gue sedang menuju proses ke arah minimalis. Dalam memilih baju atau celana, gue sekarang lebih memilih warna-warna netral seperti hitam, putih, krem dan abu-abu. Biar ga keliatan membosankan gue suka padu padankan dengan cardigan atau long vest. Sepatu gue juga yang awalnya lumayan banyak sekarang cuma nyisa 3: Sepatu kantor (sepatu khusus yang gue pake cuma di kantor, bahkan sepatu ini gue taro di kantor biar ga cepet rusak), Sneakers (buat travelling atau main) dan sepatu sehari-hari yang bisa gue pake main atau berangkat ke kantor). Untuk urusan jilbab, gue juga lebih memilih jilbab paris segi empat polos dengan warna netral.

Selain itu, gue juga berusaha merubah pola makan gue, dulu gue sering banget yang namanya ngemil. Bahkan setelah makan, gue masih aja ngemil. Sekarang gue udah mulai mengurangi ngemil dan tidak memakan makanan yang emang ga diperlukan oleh tubuh. Selain lebih hemat dan sehat, mengurangi ngemil  sangat bermanfaat buat program diet gue. Hahaha :D

Setelah menerapkan konsep minimalis, gue merasa bahagia dan bersyukur dengan apa yang gue punya saat ini. Lewat konsep "less is more", dimana memiliki sedikit barang itu lebih baik. Dengan begini gue lebih cenderung memilih barang berdasarkan kualitas bukan kuantitas dan yang terpenting, gue bisa menggunakan uang untuk hal yang lebih bermanfaat.





Komentar

  1. Temen gue bakat nulis juga, tulisan lu enak di baca. Gue tunggu tulisan-tulisan selanjutnya!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer